Showing posts with label rants. Show all posts
Showing posts with label rants. Show all posts

Tuesday, September 15, 2026

Detective Conan The Movie: Fallen Angel of The Highway

        Pekan lalu, aku bersama dengan kakak dan sepupu pergi ke bioskop untuk menonton Detective Conan the Movie. Sejatinya, kami sudah tidak mengikuti serial Detective Conan sejak lama. Aku pribadi, komik Conan yang terakhir kali aku baca adalah volume 25, dan itu sudah sangat lama. Namun, karena Conan memiliki kenangan penting masa lalu kami, maka setiap kali Detective Conan rilis Film di bioskop kami selalu hadir untuk menonton. Seperti pekan lalu, kami datang ke bioskop untuk menonton. 

        Tahun ini, film Detective Conan keluar dengan judul "Detective Conan The Movie: Fallen Angel of The Highway". Datang ke bioskop hari itu, kami sudah sangat siap untuk main tebak-tebakan mengenai siapa tersangka utama dalam film hari itu. Kami, menonton dengan jadwal 18.05WIB, tapi hari itu, ketika kami sampai di ruang bioskop sudah pukul 18.15WIB ternyata belumpun di mulai. Ruangan masih senyap, layar masih mati. Layar baru mulai menyala di sekitar pukul 18.26WIB. Iklan panjang dan segata tetek bengek yang harus kami saksikan sebelum film dimulai memakan waktu hampir 15 menit. Film baru bener-benar dimulai, pada pukul 18.40an WIB. Sejujurnya, baru kali ini kami datang ke bioskop dan film molor sangat lama. 

        Ketika film sudah di mulai, adegan pertama yang tampil adalah pengendara motor di jalan raya. Setelah beberapa menit, akhirnya kami menyadari bahwa inti dari cerita film ini adalah jalan raya dan motor dengan kecepatan tinggi. 

        Sejujurnya, menurutku, film Conan kali ini itu sangat jauh dari yang aku bayangkan dan harapkan. Kata sepupu, "kurang detective".  Benar sekali, karena sedari awal cerita, kita sudah bisa menduga siapa sebenarnya yang menjadi tersangka dan bagaimana motive kejahatanya. Tidak seperti cerita Conan yang biasa kita lihat, yang selalu memberikan surprise, yang bisa membuat kita berespon, "Oalah ternyata" "Pantes aja tadi....". Respon seperti ini, tidak ada kita temui di film ini. Hehehheee..... 

Ini menurut pendapatku pribadi. 

 Adakah kalian yang sudah menonton Film ini? Bagaimana menurut kalian? 

Tuesday, May 26, 2020

Rants

Mulai hari ini, aku ingin lebih sering menulis sesuatu di blog ini.
Yosh! Ganbarimashou~


Wednesday, July 3, 2019

Announcement

Konnichiwa Minna 
Setelah setahun belakangan aku tidak aktif sama sekali, akhirnya aku memutuskan untuk berhenti. Untuk selamanya atau tidak, aku juga belum tahu. Tapi, untuk saat ini, aku mungkin akan berhenti secara total dari seluruh per-fandom-an baik Hey! Say! JUMP, Kinki Kids, ataupun Shinhwa.
Teruntuk siapa-pun yang aku kenal dan berteman baik  dengan-nya dari sebuah fandom, aku sangat berharap ini tidak akan merubah apapun. Semoga kita tetap bisa berteman, walau mungkin aku tidak akan bisa ngobrolin fandom se-aktif dulu. Terima kasih semuanya, khususnya HSJ yang selama 10th lebih mewarnai hariku.
Selanjutnya, mungkin blog ini akan tetap ada dengan update dari berbagai macam minatku yang sangat random. 
Jya mata!!!
Bye! Bye!

Saturday, June 15, 2019

Aladdin (2019)


Konnichiwa!
It has been awhile ne~
A few days ago, I watched Aladdin with a friend. Actually, it was a a sudden decision (random decision); we had no plan to watch any particular movie at all at that time. But, the decision to watch the movie was really an excellent idea because the movie we watched was a great one. 
Personally, I like this Aladdin (2019) movie. It entertained me a lot. As any other Walt Disney movie, this Aladdin movie has so many inside songs too. Of all, Speechless was my most favorite one. This song was so powerful and full of emotions :) I also like the Ginnie (Will Smith character). The Ginnie was so funny and even more humane than  Jafar. Ahahahhaa... 
Over all, I like this movie; the characters, pictures, and songs are beautiful. You can watch this movie with all of your friends and family members. 
Ah! Actually, this movie is a 13+ rate movie; but that day when I watched this movie with my friend, I found so many kids under 13yo watched this movie. hehe... Since this movie has a romance story and has kissing scenes, kids should not watch. We should not make all of this kind of kissing scenes become a common thing to kids, don't you think so minna? hehehe... Personal opinion. 
That's all. 
Have you watched this movie? 
What's your opinion of this movie minna? 
Jya! Mata! ^___^

Tuesday, March 26, 2019

Elio Perlman

Konban Minna!!!
Adakah yang menonton Call Me by Your Name? Kemarin malam, because of my boredom, aku ketemu dengan film ini. Ini adalah film kedua dengan tema boys love yang pernah aku tonton. Sebelumnya, beberapa tahun yang lalu, aku pernah menonton sebuah boys love film (Japanese film) dengan judul Forbidden Love (kalau tidak salah ingat). Namun menurutku, this Call Me by Your Name is wayyyyy more good than Forbidden Love. Hehe...
Call Me by Your Name merupakan sebuah drama romantis dengan latar Musim Panas 1983 di sebuah kota kecil di Italia Utara, Crema. Elio, 17 Tahun, merupakan anak tunggal dari seorang Professor Arkeologi, jatuh cinta dengan Oliver, 24 Tahun, seorang mahasiswa post graduate Amerika dan merupakan asisten dari Ayah Elio yang tinggal bersama mereka selama libur Musim Panas. Menurutku alur cerita, latar, musik, gestur, mimik, dan cara komunikasi setiap karakter pada film ini sangat baik. Sehingga film ini menjadi sangat menarik untuk di tonton.
Elio Perlman, merupakan anak yang sangat cute, ceria, cerdas, menyukai musik, dan sangat dekat dengan kedua orang tuanya. Untuk kedua orang tua Elio, Elio is just like an open book. Orang tua Elio sangat mengenal Elio dengan baik, bahkan mereka mengetahui ketertarikan Elio pada Oliver jauh sebelum Elio mengatakannya. Suatu hari, Oliver yang tinggal memiliki beberapa hari saja di Crema sebelum kembali ke Amerika, harus melakukan perjalanan ke Bargamo untuk sebuah penelitian universitas. Dan tahukah kalian? Orang tua Elio mengatur perjalanan agar Elio pergi bersama Oliver ke Bargamo. Ayah Elio pernah berkata pada Elio, “How you live your life is your business. Our heart and bodies are given to us only once; and before you know it, your heart’s worn out. And as for your body. Itulah mengapa orang tua Elio ingin agar Elio menikmati setiap part dari hidupnya to the fullest. ‘Cause we only live once, once.
Elio Perlman, tipikal remaja Eropa Tahun 80an? Hhhmm.... Untuk remaja berusia 17 Tahun yang tinggal di sebuah kota kecil, menurutku Elio hidup dengan sangat bebas (?). Aku sedikit kaget ketika Elio yang masih 17 Tahun dan tinggal di country side merokok, bahkan ketika berada di rumah bersama orang tuanya; ‘minum’ dan party dengan teman-teman remajanya di malam hari. Bahkan Elio menceritakan bagaimana Ia dan Marzia (pacar Elio atau mungkin bukan pacar, teman? who knows) hampir berhubungan sex kepada Ayahnya. Sangat sangat liberal. Terlepas dari itu semua, Elio tidak melakukan kejahatan. Elio adalah seorang anak baik, penurut dan sedikit (atau mungkin sangat) manja. Pernah suatu ketika, dua orang teman orang tua Elio (Isaac dan Mounir) berkunjung dan orang tua Elio ingin agar Elio menggunakan kemeja yang diberikan Isaac dan Mounir pada saat Elio ulang tahun. Elio menolak mengenakan kemeja tersebut, karena kemeja yang diberikan terlalu besar untuk ukuran dia. Namun orang tua Elio bersikukuh agar Elio harus menggenakan kemeja pemberian Isaac dan Mounir pada makan malam bersama. Karena hal tersebut merupakan bagian dari sopan santun dan tentu saja akan membahagiakan teman mereka, Isaac dan Mounir. Dan perdebatan kecil yang sangat imut terjadi antara Elio dengan sang Ayah. Meskipun pada akhirnya, (tarang!!!) Elio tetap menggunakan kemeja ulang tahun pemberian Isaac dan Mounir pada acara makan malam hari itu.
Elio was a total cute person; his face, act, and his personality were a complete meaning of cuteness. Everything about him was so cute. Am I that obsess to this beautiful boy? Ahahahhahahaa.... Perasaan Elio terlihat jelas dari wajahnya dan akan tergambarkan pada cara Elio berperilaku. Satu ketika, pada saat Elio dan Oliver telah saling mengetahui perasaan satu sama lain, Oliver menghindari Elio. Elio merasa sangat tidak nyaman. Elio berusaha menuliskan sebuah pesan singkat untuk Oliver. Ia ingin agar Oliver tidak menghindarinya, namun tidak ingin terlalu pushy. Malam itu, Elio berpikir keras mengenai isi pesan yang sebaiknya Ia tuliskan untuk Oliver. Meski pada akhirnya Ia hanya menuliskan sebuah pesan yang sangat singkat, “Can’t stand the silent. Need to speak to you” yang diselipkan ke kamar Oliver dari celah kecil di bawah pintu kamar Oliver. Ketika pagi hari berikutnya, Elio menemukan sebuah pesan balasan dari Oliver di meja belajarnya, “Grow up. I’ll see you at midnight. Elio was so nervous and happy at the same time, He can’t wait for the midnight to come dan sepanjang hari diantara kegiatannya, Elio berkali-kali mencuri pandang pada jam tangan milik nya. Elio such a cutie.
Terlepas dari ceritanya mengenai boys love, menurutku film ini bagus. Beautiful(?) Tidak heran film masuk moninasi di Academy Award. Timothée Chalamet, Elio Perlman, masuk sebagai nominasi pemeran utama pria terbaik di Academy Award Tahun 2018. Timothée Chalamet merupakan nominator pemeran utama pria terbaik, termuda sepanjang 80 tahun terakhir perhelatan Oscars. Congratulations Timmy!!!! Menurut Luca Guadagnino sang sutradara, film ini akan memiliki sequel sekitar tahun 2020. Hhhmm....
Film ini membangun emosi penonton secara natural dan setiap flow cerita terjadi dengan sangat smooth. And what is my favorite scene of this movie? Sejujurnya ada beberapa scene yang aku suka dari film ini, seperti: scene ketika Elio dan Oliver berada di monumen ‘Battle of Piave’ dan Elio mengatakan “‘cause I wanted you to know”; ketika Elio menunjukan tempat rahasianya membaca ratusan buku pada Oliver; ketika Ibu Elio membacakan sebuah roman Prancis ketika listrik padam; ketika Elio dan Oliver berenang dan Elio berpura-pura membaca buku musiknya; ketika Elio yang sedang membaca buku musiknya dan kemudian menirukan mimik ikan. Too many scenes of this movie that I love. Hehehe.... Namun diantara semua scene dari film ini, yang paling aku suka adalah ketika Elio mengantar Oliver di stasiun kreta. Elio berusaha keras untuk terlihat tegar di depan Oliver. Namun Oliver telah pergi dan Elio menelepon Ibunya untuk menjemput di stasiun, maka tangis Elio pun tidak terbendung. Baby Elio. Ahahahahahaa.... Yang membuat scene menjadi ini lebih istimewa adalah Elio menelpon Ibunya dengan meggunakan Bahasa Prancis. I like Elio’s character so so much, such a cute personality. Pernah di satu sesi wawancara, Armie Hammer pemeran Oliver, mengatakan bahwa pada scene perpisahan di stasiun kreta itu Timothée Chalamet A.K.A Elio menangis berjam-jam. Ahahahahaa.... Beautiful boy Timothée Chalamet terlalu into Elio character.... Ahahahahahaaa....
Hal lain yang membuat film ini unik, hhmm..., kita tidak akan menemukan banyak (atau bahkan mungkin tidak ada) kata-kata cheesy seperti I love you dan sejenisnya. Bagaimana Elio menyampaikan perasaan nya pada Oliver, menurutku sangat manis dan cute. Bahkan Oliver mengatakan, I like the way you say things” as a compliment to Elio. Elio he’s a lovely smart beautiful boy. Who’s not gonna fall in love with you, Elio.

Have you watched this movie? What’s your impression about this movie?

Thursday, January 10, 2019

Bekas

Konnichiwa minna!!! Genki?
Actually, this post is not related to any fandom of mine. In this post, I will talk about a movie entitled "Bekas" which is a Kurdish movie that I watched a few days ago. I really love this movie, a really good movie with good message to the viewers. The story line was about two shoeshine brothers named Dana and Zana. The story began with Dana and Zana played football with some friends when suddenly someone come running while screaming over them, "superman is screening, superman is screening". Hearing those, every child who football rushed their steps to the place where that superman movie was screening. Zana, 6yo, was wodering who was that superman?  
Dana, the older brother, explained to Zana that superman is a great man, he is a strong man and he can do anything. Zana's curiosity to superman is getting bigger; "is he stronger than Saddam Husein? Can he bring our parents back?" Zana asked his brother, Dana. Once Dana said that superman is stronger than Saddam Husein, then superman became Zana's obsession. Together with Dana, Zana started their journey to America to find superman. However, it was not easy to go to America, they need passport to go to America; moreover they need much money which is they do not have any of it. As Dana and Zana on their way to America many things happened to them. There're times they were separated or fight each other. 
One day, on their way to America in order to find superman, Dana stopped his steps because he accidentally steps on explosive. At first, Zana thought that his brother was joking and it was not funny at all, because they need to rush to America to find superman. Zana started throwing some small stones to his brother, Dana. But, when his brother did not give any response at  all, he realized it that his brother was serious and Zana started crying. Then, they started screaming each other. Dana wanted Zana to leave and continue their journey, while the youngest Zana did not want to leave his bother there alone with the explosive. 
What I love the most about this movie is when Zana said, screw  America and superman, he didn't want it. Because he wants his brother more than anything. Seriously, I love this movie  very much. I highly  recommend this movie. If you guys have time, you may check this movie out. 
Beautiful story about brotherhood. And, there's nothing good with war. What is good about it, when many children lose their parents. 
That's all for today! Jya! Mata!

Friday, November 2, 2018

MangaFest 2018

Konnichiwa!!! 
It has been a while ne... 
Seperti yang telah aku tulis sebelumnya, banyak hal terjadi dalam hidupku belakangan ini dan mungkin akan merubah beberapa hal pada diriku. Kedo ne, di sini sekarang aku sedang tidak ingin membicarakan semua hal itu; di sini aku ingin membagi ceritaku di MangaFest 2018 UGM minggu yang lalu. 
Minggu, 28 Oktober 2018, yang lalu aku dengan dua orang teman menghadiri sebuah event Jejepangan yang diadakan oleh mahasiswa Satra Jepang Universitas Gadjah Mada. MangaFest merupakan sebuah event tahunan di mana para otaku dapat menunjukan diri mereka tanpa ada rasa minder dan mungkin dianggap Alien oleh beberapa orang. Event yang tepat untuk menunjukan minat.
Ramainya pengunjung di MangaFest membuktikan bahwa begitu banyak anak muda yang tertarik dengan dunia per-otaku-an. Sejujurnya, untuk masuk dalam event ini saja kami harus mengantri diantara teriknya matahari siang itu. Sebuah perjuangan. Untuk masuk ke dalam event ini, kita perlu mengeluarkan uang sebesar Rp. 15, 000.- Event MangaFest 2018 ini berada pada dua lokasi, yaitu indoor dan outdoor. Lokasi indoor untuk ruang pameran komik (kita bisa memilih komik yang paling kita sukai) dan ruang comicon ruangan yang disediakan untuk komunitas dan lainnya. Di lokasi indoor pula diadakan sebuah talkshow. Sedangkan panggung utama ada di lokasi outdoor. Di lokasi outdoor pula terdapat berbagai jualan makanan dan minuman, serta berbagai pernik per-otaku-an. 
Hari itu, seorang teman melakukan cosplay, menjadi Alice dari Alice and wonderland. Kostum yang sangat bagus lengkap dengan bonekanya, sungguh, bahkan beberapa kali oarang memintanya untuk berfoto bersama. Ketika mengantri di depan pintu masuk, tepat di depanku adalah Kikiyo dari serial Inuyasha. Luarbiasa, imut sekali. Kalau aku pikir sekarang, sungguh luarbisa mereka para cosplay-er ini; mereka tidak hanya memikirkan tema dan detail untuk cosplay yang akan dilakukan, tapi juga mereka rela menghabiskan begitu banyak uang untuk minat yang tidak murah ini. Sungguh sebuah dedikasi. 
Hari itu, ada begitu banyak cosplay-er dengan berbagai jenis karakter. Sejujurya, tidak semua tokoh yang di-cosplay-kan hari itu aku kenali; hanya sebagian kecil dari tokoh-tokoh yang di-cosplay-kan yang aku kenali.   
Dari sedikit tokoh yang aku kenali adalah mereka, mungkin karena aku dulu sangat suka dengan Kamen Rider. Betapa detail mereka menjadi Kamen Rider, seperti sungguhan, bahkan pedang, belt, topeng yang mereka kenakan sungguh detail dan seperti aslinya. Benar kata orang ketika kita sudah sangat menyukai sesuatu maka kita akan berusaha sekuat mungkin untuk menirunya, menjadi seperti dia yang kita sukai. Dan, lihatlah hasilnya, ketika kita melakukan sesuatu yang kita sukai maka, akan serius, detail, dan bersungguh-sungguh; hasilnya; sebuah masterpiece. Jauh di lubuk hatiku, aku juga ingin seperti mereka, melakukan sesuatu yang saat ini aku sukai dengan bersungguh-sungguh dan semoga saja mendapatkan hasil yang baik dan maksimal juga. (Ahahahaaa.... jadi curcol). Dan diantara semua cospaly-er, yang datang hari itu, ada satu cosplay-er yang menurutku paling luarbiasa, yaitu: Gundam.
Manurutku, effort yang diberikan untuk menjadi seorang Gundam sangat luarbiasa, mulai dari kostum yang sangat detail yang pastinya mahal dan tahukan kalian bahwa Ia membutuhkan orang lain untuk menuntunnya berjalan. Mengapa? Karena Ia seperti berjalan menggunakan engrgang. Kalau bukan karena kecintaan, tidak mungkin Ia mau melakukan semua itu. Hari itu, aku semakin kagum dengan dengan kata "cinta" dan "dedikasi". Event MangaFest 2018 semakin membukakan mataku bahwa semakin kita mencintai sesuatu maka akan semakin kita mendedikasikan diri kita padanya. Betapa luarbiasanya fandom, otaku, dan rasa cinta itu. Sekali lagi, aku ingin lebih mengenal dan mencintai lagi apa yang sedang aku lakukan saat ini. Aku ingin memberikan yang terbaik padanya, sama seperti mereka melakukan yang terbaik untuk apa yang mereka cintai (curcol lagi...Ahahahaha). 
Itulah MangaFest 2018 yang aku lalui minggu lalu, sebuah keceriaan karena aku bertemu dengan teman yang sudah lama tidak bertemu meski dalam satu kota (Yogyakarta) dan di sana pula aku melihat begitu banyak orang yang bekerja keras untuk apa yang mereka sukai dan cintai. Ada pelajaran di setiap kesempatan. Begitulah. 
Dewa, 
Jya mata... 
Baibai.... 

Thursday, August 30, 2018

Happy Belated 25th Birtday Nakajima Yuto

Konnichiwa Minna!!! Since this is supposed to be a birthday post message, so I would like to greet a very happy belated birthday to you Nakajima Yuto. It is almost the end of August, I know. Have a please and wonderful year ahead. Please be happy and healthy always.
This year so many things happened, either in RL or in my fandom life. To be honest, I have an argue in me whether I should post something in Yuto's birthday or not. Both fandom live and RL are killing me. However, the last 10th of August was so special because it was Yuto's 25th birthday and Yuto is too dear to be abandoned. Happy birthday dear Nakajima Yuto, you, the core of my happiness. You, never ever failed to make my day, please be healthy, be happy, and be hype as always. Don't make your number of age limit the way you express yourself. Please always be the Nakajima yuto we all know, the one who never ever failed to make people around you be happy. However, do not ever force yourself, ne. We love you as you, as Nakajima Yuto. 
This month, August, something happened in me; something that I never imagine before. For the nth times, I have an argue to "quit" and to close this blog of mine. When my hearth and head walked in different paths, it is killing me. To be honest, this Yamajima is the reason why am I still here at the moment. Despite my murmur here, I want to say omedettou to Yuto as Daichi Suzuki in Suits Japanese series. Really, can't wait for this dorama. I like Mike Ross character so much and I really anticipate for Yuto's. Ganbatte ne Yuto! I know you can do it good. Yuto and Yuko will unite again after Boku gohan the movie.This Daichi Suzuki is a real good chance for Yuto to show his acting skill. Ganbatte!!!
The last part of this post, I would like to say ganbatte to Keito. This month, August, will be the last month I could see you in TV shows. I miss you already. Ganbatte ne Keito! One day, even if I am not here (in this fandom) anymore I still want to greet you when you comeback to JUMP. JUMP will always be a part of me. I am so happy in this fandom. However, sometimes something unexpected comes to our life and change a part of it. Something that we can't resist. I always love JUMP, especially you, Nakajima Yuto, the boy who I follow since Yayayah! show up until now. 
Once again Happy belated birthday Nakajima Yuto ! Your age is a quarter of century now. You have very right to do what you want to do. If you want to have a girlfriend or even to get married, you have the right to do that. Don't force yourself. Remember to be happy, healthy, and of course be yourself always. Love you.  



Saturday, August 4, 2018

Ganbatte! Keiton!

Konnichiwa minna!! Genki kai?
Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa Keito akan 'hiatus' selama dua tahun ke depan. Keito akan pergi ke Amerika per September tahun ini; bulan Agustus ini menjadi bulan terakhir JUMP bersama Keito sebelum Keito kembali lagi ke pangkuan JUMP di dua tahun yang akan datang.
Bulan Agustus yang menjadi sangat emotional untuk ku, ada banyak perasaan di bulan ini. Mulai dari bitter-sweet feeling karena ini bulan terakhir bisa liat Keito sampai doki-doki gak sabar buat Album dan ulang tahun Yuto yang ke-25th. Kembali ke Keito, tadi malam di Music Station (MS) menjadi performance terakhir Keito sebelum 'hiatus'. Keito, Aku akan sangat merindukan mu di dua tahun yang akan datang. I gonna miss you so much.
Waktu Jun (Matsumoto) bilang, "kalau liat foto 15 tahun yang lalu ini, dan liat Keito yang sekarang sangat berkembang". Jun kayak 'ayah' ne~ Kalau diingat-ingat dulu waktu pertama HSJ debut itu, Keito memang suka sekali menghindari kamera. Ada salah satu scene di footage-nya 'Ikinari' itu, Keito justru lari dari belakang cameraman waktu mau di shoot. Trus inget gak waktu tent-talk nya Jumping Car, di situ Yama bilang kalau Keito dulu tiap kali mau nyampaikan sesuatu selalu berbisik ke Yama. Keitoooo...... Keito dirimu harus lebih percaya diri. Yosh!!! Dulu juga, berkali-kali member JUMP itu protes ke Keito karena suara Keito yang terlalu kecil. Yah! kalau dibandingkan sama Yama dan Daichan yang suaranya memang paling kuat dan ribut di JUMP, suara Keito pasti ketutup. Hehehe..... Inget gak waktu di 'JUMP party 2' yang main karuta? Berkali-kali member bilang ke Keito supaya lebih semangat waktu nyebutin nilai yang di dapat. hehehe... Natsukasi na.... Ketika nanti kembali ke JUMP, ingin liat Keito lebih bangga sama dirinya sendiri! tanpa kehilangan berbagai sisi baik dan humble Keito tentunya. Humble Keito is the best. Ganbatte Keito!
Keito si baik hati, ganbatte ne! Kalau kata Yuyan, dua tahun itu waktu yang lama dan banyak hal yang bisa terjadi selama dua tahun; kalau Keito tidak bersungguh-sungguh maka dua tahun akan berlalu begitu saja. Sou, desu ne! Banyak hal yang dapat terjadi selama dua tahun ke depan dan semua harus bersiap. Apapun itu, kami akan menunggu Keito untuk kembali ke JUMP. Ganbatte ne Keito!
Tadi malam di MS Keito bilang, nanti ketika Ia kembali dari Amerika dua lagi, Ia ingin menjadi lebih mature. Ganbatte! We'll wait for you. Untuk ku secara personal, waktu dua tahun rasanya sangat cepat berlalu. Rasanya baru dua hari yang lalu aku memutuskan sesuatu dan hari ini masa dua tahun itu sudah berada di penghujungnya. Aku juga ingin melakukan sesuatu, sama seperti Keito. Aku juga ingin menjadi lebih mature. Watashi mo ganbarimasu!!!!
Baby Keito We'll gonna miss you so much! Ganbatte ne Keiton!! 
Tha's all!
Jya!
Mata..
And this is as a bonus  ^____-

Tuesday, July 31, 2018

Kinki Kids 20.2.21-Everything happens for a reason

Konnichiwa!!!!
Minna genki? Hehehe.... OK. I am in high tension mode at the moment.
Yesterday, I watched Kinki Kids 20.2.21 concert. It was really a beautiful concert, even KK always have beautiful one every year. Even though it was yesterday I watched the concert, I still am in high tension mode up until now. 
There are some notes to take for this 20.2.21 wonderful concert of KK; first of all, at this concert there's no pen light. I think, it was the first Johnny's concert with no pen light, wasn't it? Next, this beautiful concert was not only accompanied by a full Domoto Brother's Band but also a complete orchestra team. Really, I love this concert so much. 
In this concert they have solo corner, and this part of Koichi I love it so much. If I am not miss understood, Koichi said it was so hard to find what song to sing for an orchestra performance since he love dance song. Then, he remember this "Akatsuki" song. Really, Koichi sang the song was really beautiful. So beautiful. As for Tsuyoshi corner he did a performance with no song at the beginning.
Other points that I love about this concert was the tittle itself, 20.2.21-Everything happens for a reason. Why it was 20.2.21? Because the concert happened when the new year so it was also the turnover of Kinki's age from 20 to 21. The "to" was written with 2 since KK consist of two person. Sore de, if I am not miss understood; since I don't really speak Japanese. And for the tagline "everything happens for a reason" ,again if I am not miss understood, it was chosen because fans were worried about Tsuyo. Please someone correct me if I am mistaken. 
 And there's a cute point about this concert, it was when Tsuyo took off his cloths for Koich to see his 'complicated' cloth, then he got some problem when he need to wear it again. He asked some help from the staffs and go to the back stage but at the end he wear the cloth by himself because there were no staffs there. "maybe the staffs have some rest because it's MC talk time and KK always have a long MC talk" he said. So cute, really. How I love this person. Then, there's a time when the whole of fans in dome sang piano version of 'mou kimi igai aisenai'. So beautiful. Soshite, there's this mixed song of 'destiny' and 'secret code'. 
The last song they sang for the concert was 'Hakka Candy'. For me, personally, this 'Hakka Candy' is one of my favorites of KK's song. In this concert, they sang around twenty songs (maybe) and as always Kinki have a long talk. It seems there are around four times talk in this concert. I love KK with everything in them. Over all, I really love this concert; one of the bests concert I have ever watch. Thank you so much for this beautiful concert.
That's all minna. Jya! Mata!


Tuesday, April 10, 2018

Happy Birthday Domoto Tsuyoshi

Happy birthday to you Domoto Tsuyoshi. It has been more than three years now I am in this Kinki Kids fandom and I always found you a whole complete mystery, not a complain tough. I like you, everything in you. I like a complete Domoto Tsuyoshi. 
Today, I read a post about you and you know what? It always moved me. It's so glad to know some updates from you. It's a relieve you show your  feelings. Thank you so much for being alive until today. Thank you so much for everything.
If I think again, what was it the thing that make me fall in too deep to you? It was your wonderful stories; the more I know about your stories the deeper I fall for you.
I am so grateful I'm in this fandom for more than three years already, not just because I met many good people here; furthermore, in this Kinki Kids fandom I found a brilliant humane idol like you. Happy birthday to you, wish you a wonderful days ahead. Thank you!

Friday, April 6, 2018

The Shape of Water

Konban Minna!!!
To my surprised I made two update today; really, I surprised myself. Hehehe... I have just watched this movie entitle "The Shape of Water". This is the second movie I watched because of Nakajima Yuto; and blame Yuto to make me update this blog twice today. 
It's late but I just read Yuto's JUMPaper today and on his update he talked so much about this "The shape of water" movie. Since I was so curios what kind of movie Yuto watched, I looked for the movie and here I am; I have just done watching the movie without any skip. 
What I thought about the movie is,  it is a weird romance movie. OK. Not only weird but also an adult movie. If you think Nakajima Yuto is still a cute baby Yuto, hhmm, you have to think about it again. Hehehehe... He is not a baby anymore :)
Back to the movie that I have just watched. Just like what Yuto already described on his JUMPaper update the story line of this movie was about Elisa and the Fish man. Elisa, a mute young lady who work as a cleaning-woman at a secret government laboratory, fell in love with the Fish man she met at the laboratory. Just like Yuto also said, their beautiful love crosses species boundaries. Their beautiful love made Elisa life even more colorful, more alive. Elisa express more emotions out of her monotonous ordinary life.
But, what made me more curios was Yuto's next comment on his JUMPaper, he said, "it reminded me how wonderful romance is". OK. This comment means that Yuto ever had a romance before and he sounded so lonely right now. Ahahahaa... Yuto, dear you need to find your own Elisa too; someone who love you unconditionally. You already have actually, people who love you unconditionally, us, your fans. Hehehe... No. Seriously it is OK if you have your own beloved Elisa too. You have the very right to enjoy your life. It's humane.
Back to the movie; to be honest, for me this movie is too vulgar. Hehehe... Now, I am the one who sound like a baby here. But, really this movie too vulgar for my taste; the director was too bold. You'll find out what  kind of vulgar I mean here once you watched it. 
Lastly, watching a movie whose the actors you are not familiar with, makes you more objective. According to Yuto, not familiar actors made him more focus to the story. As for me, it is not my habit to watch a movie whose the actors was not familiar for me; because I am biased. I love some actors for some reasons. 
Over all, this movie was one of any others happy ending movie.
That's all. 
Off now. 
Bye bee ^^

most visited

I am a reader

Greenpeace news

me and my beloved friends

me and my beloved friends
trip to siantar